Instruktur HMI dan Kesadaran Kebersihan, Kerapihan, dan Keteraturan

Kesadaran kebersihan, kerapihan, dan keteraturan jarang dimiliki oleh kita, sebagai instruktur HMI dewasa ini. Tidak heran jika arena pelatihan selalu tampak kotor, berantakan, dengan berkas-berkas terlempar ke sana sini. Selepas training, hampir tidak ada arsip yang kemudian dapat dijadikan acuan bagi evaluasi maupun sebagai yurispudensi pengelolaan di masa mendatang. Kader-kader HMI punya Pedoman Perkaderan yang […]

Cinta yang Bertahan Dengan Sabar

Kesan yang aku dapatkan dari Burun-burung Manyar karya YB. Mangunwijaya Selama membaca berbagai macam ulasan dan kritik sastra, nama YB. Mangunwijaya, yang biasa disapa dengan Romo Mangun, bukanlah nama yang asing. Namun baru kali ini aku berkesempatan membaca salah satu karyanya. Roman karangannya yang aku baca ini berjudul Burung-burung Manyar. Suatu roman yang dapat dikatakan […]

Tetaplah Berjuang, Meski Kelaparan

Aku bisa bilang bahwa “semangat” lah kekuatan utama novel ini. Semangat pantang menyerah dari seorang penulis yang mesti menghadapi rasa lapar namun tetap bersikukuh untuk hidup dari kepenulisannya. Meskipun pada akhirnya sang penulis menyerah dan kalah oleh kehidupan, setidak-tidaknya dia sudah berjuang dengan perjuangan yang mengagumkan. [KLIK JUDUL UNTUK BACA SELENGKAPNYA]

Kabar Gembira Dari Pontianak

Catatan Mengenai Kemenangan HMI Pada Pilpresma IAIN Pontianak Siang tadi, aku menerima selentingan kabar yang cukup menggembirakan. Dalam suasana siang yang menyenangkan dengan ditemani oleh karya sastra menawan dari Knut Hamsun yang baru saja mulai aku baca, kabar tersebut menambah rasa senang di hatiku. Kabar tersebut datang dari kota yang baru-baru ini saja aku tinggalkan […]

Menghadiri Forum Diskusi HMI cabang Pontianak Komisariat Dakwah dengan Tajuk; Ekspektasi Mahasiswa Pasca Tahun Baru Masehi

Hari Jumat lalu, 04 Januari 2018 pasca salat Ashar, aku berkesempatan menghadirkan diskusi rutin yang diselenggarakan oleh HMI cabang Pontianak Komisariat Dakwah. Sebelumnya, selepas salat Jumat di Masjid Agung al-Mujahidin, aku dan kawanku, Albi, yang juga merupakan anggota HMI dari Komisariat Dakwah, menemui kanda Saiful Bahri, senior HMI cabang Pontianak Komisariat Syariah, di Taman Catur […]

Merancang Suatu Bentuk Pelatihan yang Ideal

Salah satu kelemahan utama instruktur di HMI adalah kemampuan merancang pelatihan. Hal tersebut aku sadari betul setelah seharian kemarin bersama fasilitator TMT belajar bagaimana membuat rancangan yang rapi dan juga sangat detil. Mulai dari awal hingga akhir suatu pelatihan. Awalannya pun bukan sekedar sehari dua hari sebelum pelatihan, melainkan lebih jauh dari itu dengan menariknya ke awal penyusunan konsep yang benar-benar matang.

Menuju Sosok Seorang Fasilitator

Untuk hari Rabu (10/10) ini, materi utama yang akan kami serap adalah Benchmark Fasilitator. Materi yang sungguh menarik dan sarat akan muatan yang penuh makna. Salah satu kesimpulan penting dari materi tersebut adalah penggunaan istilah ‘fasilitator’ sebagai ganti dari istilah ‘narasumber,’ atau ‘instruktur,’ atau bahkan ‘master.’ Fasilitator menjadi padanan yang tepat bagi istilah┬átrainer sebagaimana yang sudah aku singgung pada catatanku sebelumnya.

Menatap Arah Baru Perkaderan Pengelola Pelatihan di HMI

Secara sederhana, TMT bermaksud untuk menambal kekurangan-kekurangan yang tidak teratasi oleh perkaderan pengelola pelatihan seperti Senior Course dan Training Instruktur. Yakni kemampuan/ keterampilan (skill) yang mencakup perencanaan, pengelolaan, dan pengevaluasian pelatihan.